"Mentalists are always the best..no?" (day 1 of 2) -part 2- (cerpen / shortstory)

Friday, November 13, 2009

-sambungan dari part 1-

..sementara itu di suatu RS yang terletak agak jauh dari hutan terpencil tersebut..

Para anggota TM1 dirawat di dalam 1 kamar.
Joe sudah tertidur pulas. Rain yang di tangan kirinya masih tertancap selang infus transfusi darah & 2 selang infus obat lainnya,tanpa sepengetahuan suster malah bangkit dari tempat tidur & berinisiatif untuk memencet hidungnya Joe supaya nggak bisa bernafas & terbangun,namun dicegah oleh Abu,yang sudah agak mendingan,dengan 1 botol infus yang sudah hampir habis. Angel & Ricardo yang menonton kejadian ini cekikikan. Bayu Gendeng sibuk memotong semangka dengan goloknya. Fabian & Rizuki duduk disamping tempat tidur Aldi,bertiga masing2 mengecek facebook (Rizuki yang membawa laptop sekalian main Pet Society). Krisnaji lagi di lobby bersama Master Deddy. Dinno & Boris (duo DiBor) lagi berjalan2 keliling RS.. Dinno lagi asyik menggoda suster tapi keburu ditarik ama Boris lantaran Dinno ngga tau kalo susternya bencong. (haah?? Hari gini ada suster bencong?? O_o)

"..aaku bukanlaah suupeerman,aaaku juga biisaa naangis,jiika kekasiih haatiiku,peergi meninggalkan aaku.." (Lucky Laki - Bukan Superman)

'..hape siapa tuh?' tanya Abu.
'Hape gw. Ada sms,benter ya..' kata Fabian.
Lalu Fabian pun membaca smsnya & Rizuki pun bertanya,'Si Indra udah bales?'
'Udah..' Jawab Fabian. 'Katanya,disana hutan terpencil,nggak ada sinyal.. Jadi Rhomedal nggak bisa buka facebook. Katanya skarang Indra sampe harus ngerelain 4 setengah bungkus Chitato-nya buat Rhomedal.. Puh.' Fabian pun tertawa.
'Oh no..' kata Aldi pelan dengan tatapan mata kosong.
'Yaah,sayang banget..' kata Fabian.
'Oh nehi..' kata Aldi lagi,masih dengan tatapan kosong.
'Gapapa,Al.. Yang penting kan sinyal disana masih bisa buat smsan..'
'Tapi Master Deddy ngelarang buat ngasih tau soal ini..terutama lewat hape!' kata Aldi.
'Yaa.. Gw ngga tau,sih.. Tapi sekadar sms supaya dia lebih waspada juga kan gapapa..' usul Fabian, '..kayaknya Rhomedal mo ngirim sms tuh.'
'What?!' teriak Aldi,yang mengakibatkan seisi ruangan hening semua.
'Iya,Al.. Duh,koq lo tiba2 hyper banget sich??' tanya Fabian,masih dengan mimik ngeri lantaran tadi Aldi teriak nyaris tepat di telinganya.
'..ntar dikira suster ada yang ngeracunin lo,lagi.' kata Rain cekikikan (sambil menutupi muka Joe pake tisu dengan maksud supaya tisunya terbang kena hembusan nafasnya,tapi Abu dengan sigap menyingkirkan tisunya).
'Fab,tadi selain sandwich ama hamburger,lo kasih Aldi makan apa lagi?' tanya Abu.
Rizuki pun mulai tertawa seiring Fabian menjawab pertanyaan Abu.
'Bukan gw,tapi si Gendeng. Dikasih makan setengah stoples gula,katanya di Dunia Gendeng berkhasiat untuk memulihkan semangat hidup.' kata Fabian sambil melirik kearah Bayu Gendeng yang sedang makan banana split yang dipesannya dari suster tadi. (nih RS koq modern banget bah?? O3O)
'Hah?!?' teriak Abu nggak percaya.
'Oh em jii..' kata Angel sambil cekikikan.
'Buset dah..!' seru Rain sambil tersenyum.
Lalu Bayu Gendeng pun menjawab.
'..tapi,berhubung ini resep tradisional dari Dunia Gendeng,mohon maklum kalau yang telah mencoba resep ini akan ikut2an Gendeng juga..'
'APHAAA?!?' teriak Aldi dengan logat Gendeng.
'..untuk sementara waktu..' sambung Bayu Gendeng lagi.
'oohh..' kata Ricardo.
'Buset daah..! Gara2 insiden ini salah satu anggota kita malah jadi Gendeng!!' kata Rain.
'Hush,Icad.!' kata Abu.
'Dia akan kembali seperti semula..' kata Bayu Gendeng,'..dalam waktu 3 hari.'
'AAPUAAA?!?' teriak Aldi lagi dengan logat Gendeng.
'..nggak ada penangkalnya,nih??' tanya Rizuki,yang sudah mulai risih dengan teriakan nehinehi nonstop yang berasal dari Aldi.
'Chidak. Tapi bukan salah saya,salah dia sendiri kenapa dia menatap mata saya pas saya suapin dia dengan stoples gula. Sekarang,seperempat dari jiwanya telah berada di Dunia Gendeng.'
'HAAH?!?' kali ini giliran semua anggota TM1 yang berteriak histeris.

..Sampai2 dokter & para suster pun datang bergotong-royong & masuk ke dalam ruangan.

Setelah seisi ruangan dimarahi dokter & diberi peringatan,dokter tsb beserta para suster akhirnya keluar dari ruangan setelah mengganti botol infus Abu & Rain.

'Aldi.. Be..beneran nih? Lo disuapin ama dia..eh,maksudku.. Lo tadi natap mata dia??' tanya Abu,tapi malah dijawab oleh Bayu Gendeng. '..seperti sepasang kekasih.'

GDUBRAGH.

Seisi ruangan mo muntah mendengarnya.

'Ketika saya tatap matanya,saya hipnotis dikit biar dia nurut saya suapin. Liat,sampe sekarang tatapan matanya kosong,kan??' kata Bayu Gendeng lagi.

Seisi ruangan menganggukan kepala.

'Nah.. Mungkin untuk sekarang,dia nggak begitu Gendeng. Akan tetapi,lihat saja efeknya nanti keesokan harinya,saya akan punya kembaran..!' kata Bayu Gendeng senang sambil menyeringai.
'..seneng pula nih anak.' kata Rain geli sambil menggelengkan kepalanya.

Lalu Krisnaji & duo DiBor pun muncul di pintu masuk yang terbuka lebar.

'Smuanya.. Ada pengumuman nih!' seru Boris.
'Pengumuman,pengumuman,sia
pa yang punya anak~' Dinno malah nyanyi lagu Wali - Cari Jodoh pulak.
'Apaan pengumumannya?' tanya Fabian.
'Untuk pengumumannya,kami serahkan pada Krisnaji..!' kata Dinno & Boris bersamaan lalu mulai menirukan gerakan balet sambil masuk ke dalam ruangan.
'ahem.. Begini,tadi saya baru bicara sama Master Deddy. Katanya,di rintangan yang akan dihadapi para anggota TM2,akan ada cukup banyak perubahan. Jalannya rintangan nggak akan sama seperti yang telah dilalui para anggota TM1.' jelas Krisnaji.
'AAPAAAAA?!?!?' teriak Aldi histeris dengan logat Gendeng..lagi..
'..lho? Kenapa? Apa ada yang salah?' tanya Krisnaji dengan agak panik.
'Yaa..kami sih nggak masalah,tapi di TM2 tuh ada muridnya dia.' kata Rain.
'Oh ya? Siapa?' tanya Boris penasaran.
'Rhomedal.' jawab Ricardo.
'Itu lho,si ndut berambut orange yang suka goyang inul diatas panggung~' jelas Dinno ngaco sambil cekikikan.
'Hush,Dinno! Ngejek aja lo bisanya.. Gurunya DISINI,lho..!' hardik Boris sembari menjitak kepala Dinno.
'Aduduuh.. Sorisori haloow..!' kata Dinno.

Aldi pun terpaku.
Apakah itu berarti.. Apa yang telah disampaikannya ke Rhomedal nggak akan membantu sama sekali..?
Wajahnya semakin menunjukkan kecemasan.

'A.. Al?' tanya Fabian.
'Aldi..?' tanya Rain.
'Lo kenapa,Di??' tanya Abu.
'Tuh,kan! Nah,kan!! Gara2 Dinno,sih..! Ayo,minta maaf sama dia!!!' hardik Boris lagi.
Namun tiba2..

"..daa double dee double daa ye double dee double daa double dee double daa ye double dee double daa double dee double daa ye double dee double daa double dee double daa ye.." (Flo Rida ft. Wynter - Sugar)

'Hape siapa lagi tuch?' tanya Abu.
'..hape gw! Mana hape gw?' kata Aldi nyaris terlonjak kaget,mulai mencari2 hapenya.
'Al,jangan turun dari tempat tidur! Smuanya,tolong bantu cariin hapenya Aldi!!' seru Abu.
'Sumber bunyinya ada seribu kali,ye? Bingung gw nyarinya..!' umpat Dinno sambil mencari dibawah kolong tempat tidur Angel,yang membuat Angel ketawa cekikikan.

"..my liips like sugaaar..my liips like sugaaar.." (Flo Rida ft. Wynter - Sugar)

'NAJONG!! DIMANA SIH HAPE GW?!?' teriak Aldi frustasi.
'..nih.' kata Bayu Gendeng sambil menyerahkan handphone Aldi ke pemiliknya.
'Ya ampun.. Al,ga salah tuh? Tumben lo pasang ringtone senorak itu.' kata Rain cengengesan.
'..ini bukan ringtonenya.' kata Bayu Gendeng.
'Hah..??'
'Kalau orangnya jadi Gendeng,otomatis ringtonenya akan ikut Gendeng juga.'

GRUBYAKH.

'Ada ada ajaaa,deh..' kata Rizuki sambil menggelengkan kepalanya.
'Smsnya dari siapa,tuh?' tanya Fabian.
'..dari si Onal.' kata Aldi.
'Nah,kan! Apa gw bilang.. Rhomedal mo ngirim sms ke lo!' kata Fabian.
'Dibaca donk!' seru Angel.
'..dia..nanya kabar gw apa..terus keadaan gw gimana..lalu,dia minta maaf karena nggak bisa liat message gw,trus..' kata Aldi, '..dia bilang dia baik2 aja disini,namun agak sedikit tegang menghadapi rintangan besok.. Dia mendoakan supaya gw cepet sembuh,& dia minta gw ngedukung dia biar berhasil besok..'
'Wah,bagus donk!' kata Abu.
'Cepetan dibales dech kalo gitu~!' kata Rizuki.

Aldi bimbang apakah ia harus memberitahu Rhomedal tentang petunjuk untuk dapat berhasil melewati rintangan itu atau tidak,secara rintangan yang akan dihadapi oleh muridnya itu bakal sangat berbeda dengan yang telah ia lalui sebelumnya. Lagipula,Master Deddy telah melarangnya untuk memberitahu Rhomedal tentang hal itu.
Jadi.. Aldi hanya mengetik ini di sms balasan untuk Rhomedal.

(di cerita yang dibuat oleh narator ini,gaya smsnya sengaja dimirip-miripin ama punya kk Aldy.. Tapi nggak gitu mirip lantaran narator nggak gitu tahu gaya smsnya kk Aldy,wkwkwk. XP)

"Iya,nal..gw baik2 aja. :)
Master deddy jg udh blg klo nti jln rintgn lo bkl beda ma yg sblumny,jd lo g sah kwtir ama messagenya.
G sah gugup,abisin ja tuh chitato,wkwkwk ^^
Iya.. Makasih ya doanya :D
Gw akn slalu dukung onal koq.. O ya,titip salam ya wat smuanya. Inget traktir klo mnang. Hahaha.."

Sent.

Bagi Aldi,mungkin inilah jalan terbaik.
Selanjutnya,takdirlah yang menentukan.
Lalu suasana pun menjadi hening.. Karena airmata Aldi tiba2 menetes ke kasur.

'...'
'..lho,Aldi? Kamu kenapa?!' seru Fabian.
'Al?! Lo kenapa nangis??' seru Abu.
'..itu karena.. Kini setengah dari jiwanya berada di dalam Dunia Gendeng.. Makanya dia jadi emosional gini.' jelas Bayu Gendeng,yang sedang mengorek2 kukunya dengan parang. (hah???)
'Aldi..?!' teriak Rain.
'Di..?' ucap Angel.
'Kak Aldi..?' ucap Rizuki.
'Ayo ngucap,Di..! Ngucap!!' seru Dinno sembari mengguncang2 badan Aldi.
'Woy,Dinno!! Emangnya mo meninggal apa,disuruh ngucap segala..!' seru Boris sembari menjitak kepala Dinno..lagi..
'..gw..' kata Aldi.
'Hah..?'
'Kenapa?'
'Ada apa??'
'Gw.. Gw benci sama Master Deddy!!' kata Aldi terisak.
'Lho.. Al??'

..moralnya,ikatan batin antara guru & murid tuh ga boleh dianggap remeh.

Pas momentnya,pas pula timingnya. Bayu Gendeng memeluk Aldi (WHAT?!) & turut menangis bersama2.

'..puh! Koq jadi ada 2 orang Gendeng sich di kamar ini??' kata Rain geli selama menyaksikan kejadian ini.
'Hush,ICAD..!!!' teriak Abu & Angel bersamaan sambil melempar bantal ke kepala Rain.
'Kekuatan Gendeng mengerikan,ya..?? Jadi merinding nih gw.' kata Dinno ngeri sebelum merangkul pinggang Boris,yang mengakibatkan Boris turut merasa ngeri juga (bukan sama kekuatan Gendengnya,tapi sama Dinno nya).

..lalu Rain pun secara mendadak menemukan ide bagus.


Meanwhile,kembali ke rumah kecil ditengah hutan.

'..aiyaiyai,I'm your little butterfly.. Green,black & blue,make the colours in the sky~' nyanyi Rhomedal sembari mencari2 kartu yang dipilih Sam diantara tumpukan kartu,lalu menyodorkan sebuah kartu 5 hati. '..ini kartunya,Sam?'
'Nehi.' kata Sam sambil menggelengkan kepala.
Lalu Rhomedal pun menyentil kartunya dari belakang & secara ajaib kartunya telah berubah menjadi 5 sekop. '..Ini kartunya?'
'Oyee.' kata Sam sembari mengepalkan tangannya & tersenyum.
'Lho,Rhom.. Koq rasanya Sam jadi agak gimanaa gitu..' kata Robert,yang bingung melihat perawakan Sam yang sedari tadi nggak seperti biasanya itu.
'Tauk tuh,ini kan bukan Sam. Ini Indra.' kata Rhomedal.
'HAAH???' kata Robert.
'Ini namanya telepati tukar pikiran. Iya nggak,Sam?' kata Indra,yang berada di dalam Sam.
'He-eh.' kata Sam,yang berada di dalam Indra,yang sedari tadi duduk diam di pojokan. 'Serem nih.. Balikin seperti semula donk..'
'Serem kenapa?' tanya Indra.
'Gw merasa aneh ngeliat tubuh gw didepan mata gw sendiri.' kata Sam merinding.
'Sama,gw juga merasa aneh melihat gw sendiri duduk diem di pojokan gitu.. Puh.' Indra pun tertawa.
'Nggak lucu,tauk.. Gw jadi merasa kalo seakan2 gw nih udah meninggal,terus tubuh gw dipake ama elo...' kata Sam.
'Puahahahahah..!! Lo mrasa bgitu ya,Sam?!' tawa Indra.
'Apanya yang lucu,sich.. Cepet balikin seperti semula donk..!'
'Haha.. Iya deh,iya.. Tapi lo tutup mata dulu.. Oke?'
'Oke..' lalu Sam pun memejamkan matanya.
'Siap?' kata Indra yang juga memejamkan matanya, '..konsentrasi.'
Lalu Indra pun menjentikkan jarinya,KLIK.
'..fiuh.'
'Udah lega,Sam?' kata Indra,yang berada di pojokan.
Sam pun menganggukkan kepalanya.
'Okeh.. Mo main lagi nggak nich~?' kata Rhomedal tengil sambil mengocok kartunya.
'Boleh..' kata Sam sembari mengambil biskuit yang ditawarkan Robert.
'Oke,Sam. Lo ambe 1 kartu,terus dihafal. Jangan kasih gw lihat... Udah?'
'..udah.' kata Sam setelah melihat kartunya yang 9 keriting.
'Nah,terus,gw ambe 1 kartu secara acak disini.. Gw juga ga akan kasi lo liat. Jadi kita impas~'
'..oke.'
'Nah.. Sam,tau lagu 'Fashion'-nya Lady Gaga?'
'Tau,tau..'
'Bagian hook pertamanya tuh kayak mana?'
'Kalo ga salah...'
'..tunggu dulu! Lo taruh kartunya ditengah2 tumpukan ini dulu,terus dikocok. Hook lagu yang tadi tuh bakal gw jadiin mantra buat nemuin kartu lo itu.'
'Oyee..?' tanya Sam enggak yakin sambil mengocok kartunya.
'Iyee. Terus,karena ini gw anggap sebagai ritual,jadi harus ada gerakan ritualnya juga,ntar gw ajarin. Sekarang lo sebutin mantranya dulu.'
'Oke,kalo ga salah... J'adore Vivienne habillez-moi..' tapi ternyata gerakan ritual yang dimaksud oleh Rhomedal itu gerakan pok ame ame. Oalah~
'..kenapa diem? Terusin dhonk..!' kata Rhomedal.
'Gw boleh ikutan gak?' tanya Indra.
'Nanti.' kata Rhomedal kepada Indra yang lagi duduk bersimpuh di dekat mereka berdua, '..nah,lanjut~!'
'..Gucci Fendi et Prada.. Valentino,Armani too.. Merde I love then Jimmy Choo..'
Lalu Rhomedal mengambil kartunya & memberi isyarat kepada Sam untuk mengambil kartunya juga.

drrd..drrd..drrd..

'Oooh,lalala.. Liiiaat kartuuukuu~' nyanyi Rhomedal seraya menunjukkan kartunya ke Sam,yang ternyata 9 keriting. Lalu Sam melihat kartunya sendiri yang secara aneh tiba2 berubah menjadi joker.

Darko pun masuk ke dalam ruangan.
'Rhom.. Lo udah nggak cemas lagi soal guru lo?' tanya Indra yang baru membaca smsnya.
'Yah.. Nggak juga,sih.. Soalnya tadi gw udah baca sms balasan dari dia. Dia keliatannya baik2 aja,koq..' jawab Rhomedal.
'Ooh..'
'Emang napa,Indra?'
'Gini lho..'
'Apaapaapa?'
'..kata si Fabian,tadi guru lo kena hipnotis si Gendeng. Katanya besok jiwanya udah masuk sepenuhnya ke dalem Dunia Gendeng,tapi bakal kembali waras dalam waktu 3 hari.'
'PUH!!' Darko kelepasan ketawa.
'Buset deh!! Ada ada aja nih..!!' seru Rhomedal sembari tertawa.
'..ssht..! Belom selesai! Terus,katanya lagi,pas si Aji ngasih tau kalo jalan rintangan kita bakal beda ama mereka semua,si Aldi ngedrop abis..' kata Indra,'..trus dy ngebaca sms dari Rhomedal.'
'..and then?'
'Then,setelah guru lo bales sms lo,dia malah nangis...trus katanya,dia benci sama Master Géhu.'

Suasana hening.
Yang ada malah airmata Rhomedal yang menetes ke kasur.

'...'
'..lho,Rhom?!' teriak Indra.
'Rhomedal!?' teriak Robert.
'Rhome??' seru Darko.
'KAKAK?! Kakak kenapa?!?' seru Sam.
'..Sam..' kata Rhomedal pelan sambil berpaling ke Sam.
'A..apa..?'
'..GW BENCI SAMA MASTER GÉHU!!!!' raungnya sembari memeluk Sam hingga Sam nyaris terjengkang keluar arena kasur.

Suasana aneh.

..sekali lagi,para pembaca.. Ikatan batin antara murid & guru tuh ga boleh dianggap remeh.

'Woi.. Koq jadi nambah satu orang Gendeng lagi disini?? Ini penyaluran Gendeng-Gendengan cyber,ya???' kata Darko.
'..maneketehek..' kata Indra pelan sembari menggelengkan kepalanya.


★。・゜゜・。☆゜・。★。・゜゜・。☆゜・。★。・゜・。☆゜・。★

Jam 2.13 tengah malam,semuanya lelap tertidur.

drrrrrrrrdd...drrrrrrrrdd...
Handphone Sam yang terletak di dekat bantalnya bergetar,yang menandakan ada sms.
Sam yang terbangun dengan agak kesal,meraih handphonenya & membaca smsnya,yang ternyata dari Richard Rain.

"Sam,bisa kluar dri rumah itu benter? Gw mo nelpon,mo ngasi tau ssuatu. Pnting nh. :)"

Sam yang merasa bahwa hal yang mau disampaikan oleh Rain ini begitu penting,berhubung Rain pernah menyelesaikan tantangan ini,langsung mengambil kertas surat dari Master Deddy & keluar dari kamar itu tanpa pikir panjang lagi..dengan langkah seribu dan tanpa babibu,akhirnya Sam sampai diruang tamu & duduk di sofa,menjawab panggilan masuk dari Rain beberapa menit kemudian.

'Halo? Ini Sam,ya?'
'I..iya.. Ada apa,Cad?'
'Lo lagi dimana skarang?'
'Lagi diruang tamu nih.. Diluar nyeremin..'
'..Buh! Hahaha.. Lo ini lucu banget deh.. Smuanya dah pada bobo kan?'
'Iya sih..knapa?'
'Gw mo ngasi tau lo sesuatu.. Tapi lo harus brani sumpah ya,jangan kasi tau siapa2.. Jangan kasih tau temen2 lo,cukup lo sndiri yang tau.'
'..knapa?'
'Biar lebih gampang. Repot kan kalo sampe kalian smua dihukum setelah Master Deddy ngebaca pikiran kalian semua? Kalo cuman lo yang jaga rahasia akan lebih gampang,lo cukup pura2 ngga tau didepan Master Deddy,biar dia ngga curiga.'
Sam pun menelan ludahnya. '..oke.'
'Gini loh,tadi,pas gw nanya ama Master Deddy,dia bilang,cuman urutan rintangannya aja yang beda ama punya kami. Cara menjalaninya sama aja.'
'Serius lo?!'
'Dua rius malah,Sam.. Termasuk di rintangan terakhir.. Lo uda baca di kertas yang dikasih Master Deddy,kan? Uda liat yang rintangan terakhir?'
'..oh,udah..' kata Sam sembari membaca kertas surat dari Master Deddy,'katanya,sebelom matahari terbenam,harus nyampe di sebuah rumah kecil yang pintunya terkunci.. Pintunya hanya bisa terbuka kalo udah nyebutin password dengan nada 3-2-1-2-3.. & katanya,passwordnya itu berasal dari hal yang biasa kita lakukan dalam keseharian kita,& merupakan kata kerja yang berhubungan dengan sandang...'
'..nah! Tepat! & gw waktu itu mrasa bangga karena telah memecahkan passwordnya itu.. Mo gw kasih tau?'
'..mau donk! Mau!'
'Nah.. Pertama,hal ini biasa dilakukan di kamar mandi ato di kamar lo sendiri..'
'...hah??'
'Tenang dulu,Sam. Serius. Ga usah berpikir jauh2.. Toh yang buat passwordnya tuh bukan gw,tapi Master Deddy.. Nah,ini passwordnya.. Siap?'

Suasana di sekitar Sam pun menjadi hening.

'a..apa..?'

-to be continued-

0 comments:

Post a Comment

 
- sɔıɟuɐℲ (◖: ~ɹǝʌǝɹoℲ ɹǝʇsɐƜ ǝɥ⊥)ℲƜ⊥- © 2008. Template by BloggerBuster.