'Mentalists are always the best..no?' (day 2 of 2)Start : 270609Hari sudah pagi.Waktu menunjukkan jam 9.21 pagi..Suasana damai sunyi senyap dalam hutan itu,cuaca pada saat itu sangat cerah. Para anggota TM2 yang berada di dalam kamar masih tertidur nyenyak. Suasana diliputi ketenangan yang akan membuat siapapun senang kalau berada di hutan itu...Sampai seekor ayam gila yang tengah mencari makan di dekat rumah kecil itu tiba2 berkokok lantaran nggak menemukan sesuatu untuk dimakan.KUKURUYUUK TRALALAAA. (hah???)..dan yang pertama kali terbangun oleh suara kokok nan super duper aneh itu adalah Sam,yang pada saat itu tidurnya paling nggak tenang.'Nggh..''Suara apaaaan siih tuuuh..?' kata Indra sebal sembari meliukkan tubuhnya yang masih terkapar di kasur.'..Yang pasti bukan suara alieen..' kata Sam sembari mengucek2 matanya.Robert menguap & Darko menggaruk2 rambutnya. Limbad sendiri terbangun dengan tenang2 aja.'..mmm..yank.. Koq Onal ga prnah tau kalo Seriosa bisa niru suara ayam~? Unik dech,ada tralala-nya segala.. Iya ngga~? ♥ ' igau Rhomedal,yang sedang memimpikan dirinya bersama kekasih tersayank,sambil memeluk gulingnya. (hah?! O_o)'Onal cayank,cudah pagi.. Uda mo mam lom~? Jangan ngigau terus donk..' kata Indra geli dengan suara yang sengaja dilembut2kan sambil mengguncang2 badan Rhomedal,agar ia bangun.KUKURUYUUK EHEK EHEKK. (hah???)'Ayam gila.' rutuk Darko.'..dasar ayam yang aneh.' kata Sam geli sambil menggaruk2 belakang kepalanya tanda bingung,masa ayam bisa batuk??'..mo kita apain tuh ayam??' kata Indra,yang sepertinya mulai murka karena tidurnya yang nyenyak barusan terganggu oleh tingkah laku ayam tersebut, '..digoreng ajah.. Setuju??''Banget.' kata Darko,'..tau nggak,tadi gw lagi mimpi makan KFC. Eeh,pas lagi enak2nya tiba2 ayam hidup pulak yang bangunin gw. Gw mo balas dendam dgn makan KFC asli handmade. Laper niih..' kata Darko lagi sambil mengelus perutnya.'Jadi.. Kita kluar trus tangkep tuh ayam?' tanya Indra.'Yuk. Siapa takut?? Gw bawa tanggok koq..!' kata Darko bersemangat, 'tapi,preksa dulu ayamnya tuh ngidap H5N1 (flu burung) ato kagak.''Okay,c'mon! LET'S RUOAAAAACK~!!!' kata Indra histeris dengan gaya metal nge-rock.'..ruoack??' tanya Sam.'..rock. Hehehe~' kata Indra lagi.Tapi,entah kenapa,suasana berubah gaduh lantaran2 secara mendadak ada suara2 aneh dari arah jendela.PETOOK PETOOK KWEK KWEK KWEEK BREEMM CHIAATT JELEGEEER..!! (HAH???)Rupanya Limbad mempunyai pemikiran yang sama dengan Indra & Darko. Malah,ia yang paling bersemangat. Ayam tersebut sekarang dicekik oleh Limbad dengan satu tangan & meronta di dalam kamar tersebut.'..wicked.' kata Indra takjub,meniru logat Ron Weasley dari film Harry Potter.'Akh! Tanggok,tanggok!! Harus cepetan ngambil tanggok nih..!' teriak Darko sembari mencari2 tanggoknya dengan mengaduk2 lemari, 'dapet!''Wokeh,kemarikan tanggoknya!' seru Indra.'..eh! Tapi.. Pake tanggok mana bisa.. Tuh ayam pasti bakalan kabur,lagi!' kata Darko.'Najong! Terus gimana?! Ada yang punya jala gak???' teriak Indra frustasi.'..kak. Kakak bangun donk.. Kayaknya smua perlu kamu nih~' kata Sam lembut sembari menggelitiki hidung Rhomedal dengan sehelai bulu ayam gila tersebut (setelah mengelapnya dengan Mitu beraroma menyengat).'..ahh..aah.. ACHIIIIH..!!!''Rhome,akhirnya lo bangun juga.. Kami butuh bantuan lo,nich.' kata Darko.*srot srot* '..napa manknya?' kata Rhomedal sembari mengelap hidungnya dengan selembar Mitu baru yang disodorkan Sam.'Itu loh,yang bakal jadi sarapan kita smua hari ini kalo lo cepet bertindak.' kata Indra sembari menunjuk kearah ayam sinting yang kali ini sedang berbunyi2 bagaikan Seriosa tersebut. (HAH?!)'..wah! Lucky!!' seru Rhomedal dengan mata berbinar lantaran ayam tersebut sangat besar & gendut sekali-- siapa sich yang tahan melihat ayam seperti itu tanpa menggoreng & memakannya terlebih dahulu???'Jadi,Rhom.. Lo tau apa yang harus dilakukan skarang.' kata Sam sambil tersenyum.'Tau kok,tau.. Tenang aja~' kata Rhomedal tengil. '..tapi jendelanya ditutup dulu,pintu pun harus dikunci rapat2.'Setelah jendela ditutup,Rhomedal pun menyuruh Limbad untuk menaruh ayam tersebut ke lantai,& ayam tersebut mendarat di lantai dengan bunyi pluk pelan.'Lutunaaaa~~~!! ♥ ' kata Indra,yang sepertinya telah lupa dengan dendamnya terhadap ayam itu barusan.'Cepetan diGORENG~!!' kata Darko tanpa ampun lantaran perutnya udah mulai bernyanyi.'Siap,semuanya? Rhomedal Aquino tau yang terbaik buat temen2 yang dikasihinya. Ini dia..' kata Rhomedal sebelum bernyanyi, '..aaiyaiyai,aaiyaiyai,aaiyaiyai.. WHERE'S MY SAMURAI?!?' (nyanyiannya diakhiri dengan teriakan lantang nge-rock metal) lalu secara tiba2 dengan cepat mengeluarkan pedang samurai super duper tajam & bersinar mengerikan dari celana piyamanya.
..orang aja lari tunggang langgang kalo ngeliat pedang kayak gitu,apalagi ayam???
Alhasil sang 'Crazy chicken a'la victim' tersebut pun terbang (wekz.. Ayam bisa terbang??) kesegala arah,menghindari sabetan pedang Rhomedal yang sangat ganas & berbahaya. Rhomedal Aquino,sang pangeran Fast Hand,beralih aliran dari Classic Magic menuju Debus Nehinehi. (hah?? O_o)
'WATAUUW..!!' Satu tebasan pedang dari Rhomedal membotaki ekor ayam tersebut. (?!?!?)
'UDAH,RHOM! STOP!! TAU YANG TERBAIK APANYA?!? YANG GW MAKSUD TUH BUKAN INI,TAUK..!!!!' Teriak Sam murka lantaran tebasan pedang Rhomedal sempat beberapa kali 'mampir' ke kepala Sam & mengakibatkan rambutnya terpotong2 di beberapa tempat. Kecepatan tangan itu mengerikan,ya..?
'..lho? Lantas apa,donk?' tanya Rhomedal yang baru 'tersadar'.
'Tangkap ayamnya dengan jala,biar tuh ayam kagak bisa kmana2 sampe kita goreng.. Bukannya malah Assasin-mode-on & membantai ayam gila malang itu & ngotorin 1 kamar dengan darah ayam..!' kata Indra yang jambulnya menipis gara2 aksi samurai Rhomedal,habis kesabaran.
'Ooh..! Bilang kek daritadi..!' kata Rhomedal spontan & langsung mencari2 jala di lemari,lalu melemparkannya ke ayam tersebut dengan gaya bak Spiderman. Kini ayam tersebut yang tak berhasil menghindari lemparan jala itu pura2 mati dengan gaya dramatis. (hah??)
'..nih ayam gila,ya..?' tanya Rhomedal dengan sedikit terheran.
'He-eh.' kata Indra.
'Tapi kayaknya nih ayam sehat2 aja tuh,ngga ngidap virus flu burung..' kata Sam sembari memegang2 ayam yang masih terperangkap jala tersebut, '..nih ayam kok bulunya tebel banget,sich??'
'Subur donk.' kata Rhomedal sembari nyengir.
'..eh,lho? Apa nih?' kata Sam.
'Hah?'
'Knapa?'
'Ada apa?'
'Ada sesuatu di dalem bulunya nih..' kata Sam sembari merogoh2 benda aneh yang tersembunyi dalam bulu ayam tersebut, '..kayak kertas yang dilipet..'
'Owyeah?' kata Rhomedal.
'Coba dikeluarin.' kata Robert.
Lalu Sam mengeluarkan lipatan kertas yang direkatkan dengan slasiban (alias selotip) itu diantara bulu ayam tersebut..dengan satu tarikan,yang mengakibatkan ayam tersebut berbunyi 'KWEEK!!' (hah?!)
'..duh,Samuel kejam ih.' kata Rhomedal dengan mimik ngeri lantaran ayam tersebut sekarang berkaing-kaing kesakitan. (Anjing,kalee..)
'..duh,Ronal penakut ih.' balas Sam dengan cuek sembari membuka lipatan kertas tersebut.
'Gimana?' tanya Indra.
'Apa isinya?' tanya Darko.
'Ini surat..dari Master Géhu!' kata Sam.
'Mana,mana?!' seru Indra.
'Sini,gw pinjam..!' teriak Rhomedal sembari merebut surat tersebut.
'Woi,Rhome! Jangan maen korupsi donk,smua mo baca,neh..!' seru Darko sembari merebut surat tersebut dari tangan Rhomedal, '..tapi karena Sam yang nemuin surat ini duluan,dia yang pegang.'
Akhirnya semua pun mulai serius membaca isi surat yang dipegang oleh Sam tersebut.
Beginilah isi suratnya.
"Kepada para anggota TM2,
Berhubung rintangan yang akan kalian hadapi akan semakin berliku & tentu saja berbeda dari rintangan yang telah dilewati oleh para anggota TM1,saya titipkan ayam ini untuk membantu perjalanan kalian selama melewati rintangan ini.
Mohon maklum kalau ayam ini tidak bersikap selayaknya ayam lain pada umumnya,karena pendirian ayam ini sudah saya cuci dengan telepati & kekuatan pikiran saya supaya ia dapat memiliki jalan pikiran yang agak sedikit menyerupai manusia. Jadi,ayam ini nggak gila."
'..jalan pikiran yang menyerupai manusia dari Hongkong..! Ini sih gila namanya!!' kata Indra sembari tertawa,lalu melanjutkan membaca surat itu.
"Ayam ini jangan ditelantarkan,disakiti,dibunuh,atau dimakan,karena keselamatan ayam ini akan memberi nilai bonus bagi hasil akhir kalian dalam melewati rintangan ini."
'..oh no..' kata Darko syok.
'Sabar ya,Den..' kata Rhomedal sambil nyengir & menepuk pundak Darko.
'..oh nehi..' kata Darko lagi lantaran perutnya udah mulai menangis.
"Para kru akan datang ke lokasi kalian sekarang ini pada jam 11.00 pagi & membereskan barang2 kalian,jadi kalian hanya membawa perlengkapan seadanya saja karena terlalu banyak bawaan malah akan menghambat perjalanan kalian.
Persiapkan diri kalian sebaik mungkin,tetaplah fokus & konsentrasi. Saya doakan kalian berhasil melewati rintangan ini sebelum matahari terbenam,dan.. Good luck."
'..HAH?!?' teriak Rhomedal histeris sembari melirik ke jam tangannya.
'Adapa???' kata Indra spontan.
'Sekarang udah jam 10.15!!!' seru Rhomedal, 'Masih sempet ga nih?!?'
'Masih koq,masih..' kata Sam, '..knapa? Koq lo panik banget? Gugup ya,Rhom?'
'..ng.. Iya,sih..' kata Rhomedal,merasakan debaran yang kencang di dadanya.. Ia heran,kenapa ia mendadak merasa tidak siap untuk menghadapi tantangan ini padahal semalam ia merasa pede banget..??
'Tenang aja,Rhom.' kata Indra.
'Kalo tetep mrasa yakin bisa melewati rintangan ini,pasti kita bisa lulus,koq.' kata Darko.
'Percaya aja sama diri sendiri,satukan kekuatan brsama & jangan prnah terpisah. Itu yang paling penting.' kata Robert.
'Betul banget. Kita pasti bisa,Rhom. Bersatu kita teguh.' kata Sam dengan semangat sambil mengepalkan tangannya.
'Bersatu kita teguh.. Bercerai kita kawin lagi?' kata Rhomedal tengil.
'Eee..' kata Sam bingung.
Dan seisi ruangan pun tertawa.
'Kalo gitu kita bersiap dulu yok~!' kata Rhomedal sembari berdiri,diikuti yang lain.
'Yok.. Siapa yang mo masuk kamar mandi duluan?' tanya Robert.
'Limbad dulu dech..' kata Darko.
'..eh,tunggu! Rupanya nih surat belom selesai,ada lanjutannya!' kata Sam.
'Masa??' tanya Rhomedal.
'Apa donk kelanjutannya?' tanya Indra.
Tapi Sam malah cekikikan & berkata,'..sebaiknya Darko aja nih yang baca.' sembari menyerahkan surat tersebut ke tangan Darko.
"P.S. Kalau prediksi saya tepat,jam 09.54 pagi ini,salah satu dari kalian akan merasa keberatan dengan kehadiran ayam ini. Untuk itu saya menyediakan seember berisi beberapa potong KFC di meja makan. Mungkin sudah dingin berhubung saya menyuruh kru untuk meletakkannya disitu pada jam 1.50 tengah malam.
(& ingat bayar Rp 68.000 kepada Fabian sewaktu kalian bertemu dengannya nanti setelah menyelesaikan rintangan ini.)
- DC - "
'..wah! Ajeb nieh!!' kata Darko girang setelah ia membuka pintu kamar & melihat ember dengan lambang KFC di meja makan. Aroma KFC langsung memasuki ruangan & membuat semuanya pada ngiler & nggak sabar untuk cepet2 mandi & menyantap KFC tersebut.
'Inget ntar bayarin si Fabian lho,Den. Jangan asal main embat ajah~' kata Rhomedal tengil.
'Oke,I will~' kata Darko senang.
Sam pun cekikikan. Sebenarnya Sam udah punya firasat,berhubung ketika ia sedang telponan dengan Rain semalam tercium bau KFC gitu..
Ngomong2 soal kejadian semalam,Rain telah memberitahu Sam tentang password untuk menyelesaikan tahap akhir dari rintangan yang akan mereka hadapi ini.
'a..apa..?' kata Sam pelan.
'Kaget,kan?' kata Rain, '..tapi inget,cukup lo sendiri yang tau soal ini. Gw juga ga ngasih tau temen2 gw kalo gw berniat ngasih tau lo. Biarlah ini jadi rahasia antara kita berdua.. & jangan sampe Master Deddy ataupun temen2 lo tau. Gerak-gerik lo harus biasa2 aja di depan mreka.. & jangan lupa,sebutin tuh password dgn nada 3-2-1-2-3,alias mi-re-do-re-mi. Oke?'
'..oke..'
'Sip! Kalo gitu gw udahan dulu ya.. Sori kalo gw ngeganggu tidur lo,hehehe..'
'Oh,gapapa koq.. Thanks ya,Cad.. Udah ngasih tau.'
'Sama2..'
..Dan peristiwa itulah yang membuat tidur Sam nggak tenang,karena Sam terus kepikiran soal menyembunyikan hal itu dari semua orang.
'Sam?' kata Rhomedal sembari menepuk pundak Sam,yang mengakibatkan Sam terkejut.
'..Hah? Apa?' kata Sam.
'Lo knapa?' tanya Rhomedal.
'Daritadi lo ngelamun terus,lho.' kata Indra, 'Ada apa sich?'
'Ng.. Ngga koq,ngga..' kata Sam gelapapan.
'Bohong!! Matamu bilang boo-hoong~! boo-hoong~!' teriak Rhomedal tengil sembari menunjuk2 kedua matanya dengan jari telunjuk & jari jengahnya sambil melotot,seakan matanya dapat berbicara.
'Matamu sexy~' nyanyi Indra (Mulan Jameela - Mahkluk Tuhan yang paling sexy) sambil bergoyang tengil.
'Woi,Indra! Jangan main2 dulu donk..!' hardik Rhomedal sembari menoyor kepala Indra sampai Indra nyaris terjatuh,lalu kembali memandang Sam, '..Sam,gw tau ada yang engga beres. Kayaknya lo lagi nyembunyiin sesuatu nih.. Ada apa?'
'Nggak kok,beneran..' kata Sam takut, 'Nggak ada apa2..'
'Tapi emang bener lho,Sam. Kayaknya lo lagi nyembunyiin sesuatu..' kata Indra, 'Beneran nih,gapapa? Habis.. Lo kelihatannya takut2 gimanaa gitu..'
Rhomedal mendekat,memegang kedua bahu Sam & menatap matanya dalam2,lalu berkata, 'Do you swear?'
'Yes.. I swear..' kata Sam pelan.
Lalu Rhomedal pun melepas pegangannya.
'Yah.. Meskipun lo udah bilang gitu,Sam.. Jujur,gw tetep merasa ada yang ngga beres,sih.. Tapi kan ga mungkin gw terus maksa lo.. Iya ngga?' kata Rhomedal sambil nyengir, '..lain kali,kalo ada apa2,bilang ya sama kakak. Kalopun itu rahasia,kakak janji,pasti akan kakak jaga koq. Lo tenang aja~'
Deg.
'Iya.. Your secret will be safe with us. Kalo ada apa2,bilang ya sama kakak2mu ini.' kata Indra sembari mengedipkan mata.
'Eh,berarti lo tuh kakak simpanan-nya Sam donk?? Nggak sah donk kalo gitu..!' kata Rhomedal
'Lho??? Koq gitu?!' kata Indra.
'Soalnye,pada dasarnya tuh yang paling pantes jadi kakaknya Sam tuh cuman gw~!' kata Rhomedal tengil sembari mengacak2 rambut Sam.
'Ih,enak aja lo..!' seru Indra sembari menarik Sam menjauh dari Rhomedal namun pinggang Indra dikelitikin sama Rhomedal hingga membuat Indra tertawa sampe hampir pingsan.
'Stop,stop! Udahan donk..!' seru Sam sembari menarik Rhomedal menjauh dari Indra.
'Duh,Sam ini.. Kakak kan cuman melindungimu dari tangan jahat tak dikenal~' kata Rhomedal sembari tersenyum.
'Tak dikenal dari Hongkong!! Eh,gw nih kakak lo juga ya,Rhom..!' teriak Indra sembari menusuk pinggang Rhomedal dengan jarinya sehingga Rhomedal terjatuh kegelian.
'Ya uda dech.. Mending gw mandi aja dolo. Aje gile ntar lagi krunya dateng pulak.' kata Indra sambil ngeloyor pergi keluar kamar.
'Oke..' kata Rhomedal sembari bangkit berdiri dari kasur tempatnya terjatuh, '..Sam?'
'Iya?'
'Kalo ada apa2,bilang ya sama gw.. Kalo rahasia,gw janji koq ga bakal bilang siapa2~'
'Iya.. Thanks ya,Rhom.'
'You're welcome~'
Dan Rhomedal pun melangkah pergi keluar kamar.
Sejenak Sam merasa lega,karena ia telah berhasil menyembunyikan rahasianya itu dari teman2nya..
Namun,entah kenapa,ia merasa hatinya pedih.
Seberat inikah menyembunyikan sebuah rahasia dari orang2 terdekat..? Rahasia yang mampu menyelamatkan diriku & juga mereka semua,tanpa memberitahukannya kepada mereka semua..? Batin Sam.
Lalu,pada jam 11.05 para kru pun berdatangan & mulai membereskan barang2 mereka.
Naik helikopter (HAH?!),mereka diberangkatkan menuju lokasi maut nehinehi tersebut,siap untuk menjalani misi,ready to rumble.
Ayam gila tadi pun ikut naik helikopter bersama mereka & duduk di bangku (wkwkwk~),yang menyebabkan para kru tak bisa berhenti cekikikan & tertawa setiap kali melihat ayam tersebut,sedangkan untuk responnya ayam tersebut malah memutar2 lehernya & menggoyangkan kepalanya kesegala arah (menirukan gerakan ciri khas Tina Toon),yang menyebabkan para kru tertawa lagi. Salah seorang kru tertawa terpingkal2 sampai terjatuh dari pintu helikopter,terjun bebas & terjatuh di semak2. Untung saja kru malang tersebut tidak menderita luka yang serius.
(..moralnya,para pembaca.. Menertawakan binatang tak berdosa itu amat sangat dilarang. Bisa2 kena karmanya.)
'Nih ayam sebaiknya kita kasih nama apa,ya... PUH!!' kata Indra,tiba2 tertawa lantaran ayam tersebut mencabik sepotong pentung (paha bawah) KFC yang sedang dipegang Darko (sampe Darko memelototi ayam tersebut dengan mata pembunuh),menggigit daging KFC tersebut dengan paruhnya lalu terbang menuju tempat bertengger Limbird (burung hantu milik Limbad),menyodorkan daging KFC tersebut kepada Limbird,yang menatap ayam tersebut penuh tanda tanya.
'GILA!! NIH AYAM KANIBAL APA YAA?!?' teriak Rhomedal histeris sembari menunjuk ayam tersebut, 'MASA AYAM MAKAN AYAM?!'
'Nggak dimakan,tuh liat..' kata Robert.
'Wah,Limbird disuapin KFC sama ayam..!' seru Indra.
Lalu Limbird pun menggigit potongan KFC tersebut & memakannya penuh arti,sementara ayam sinting yang bertengger disampingnya tersebut berkokok tanda senang.
'KUKURUYUK TRALALAAA~'
'Aiih,co cwiit..! Mesranyaaa~' kata Rhomedal sambil tersenyum geli.
'Iyaa..' kata Indra sembari cekikikan.
'Aneh banget sich..' kata Darko,yang turut melihat pemandangan aneh itu, 'Masa ayam berteman akrab dengan burung hantu??'
'Sabar ya Den,toh KFC-nya masih banyak..!' kata Indra cengengesan sembari membuang pentung KFC yang telah dicokot ayam tersebut keluar helikopter.
'Hmm..'
'Ada apa,Rhom?' tanya Sam.
'Gw pikir2.. Gimana kalo nih ayam kita kasih namanya...' kata Rhomedal pelan sembari berpikir, '..Chaki!'
'Hah?!' seru Indra dengan mulut bengkok ala Richard Rain.
Di saat yang bersamaan,di dalam RS,Rain pun bersin mendadak.
'Hah? Apa??' kata Sam heran.
'..Chaki. Maskot KFC,tau gak?' kata Rhomedal lagi.
'Ooh.. Yang ayam itu..' kata Sam lagi.
'Iya.. Tadi kan di suratnya Master Géhu katanya nih ayam diubah pendiriannya jadi agak menyerupai manusia dikit.. Bisa nyampein perasaan,bisa saling berbagi,bahkan bisa nyanyi. Tuh,gw aja sampe ga bisa bedain dia lagi berkokok ato nyanyi~! Bwahahah!!' jelas Rhomedal sembari tertawa.
'..Iya juga,ya..' kata Indra sembari menggaruk2 bagian belakang kepalanya.
'Nah,jadi.. Semua sepakat kan? Nich ayam kita kasih namanya Chaki..' kata Rhomedal.
Limbad menganggukkan kepala.
Robert berkata,'Bole juga..'
Darko berkata,'..meskipun bikin laper,sich..' sambil menggigit pentung KFC ke-7 yang telah dia makan. (HAH?!)
'Yaa.. Justru disitulah ajang-tahan-laper-nya. Kalo Master Géhu ngeliat kita smua bisa tahan manggil nih ayam pake nama yang bikin laper.. Bayangin,coba? Pasti dia bakal ngasih kita penghargaan ato sejenisnya~!' seru Rhomedal dengan mata berbinar penuh kemenangan, '..& mungkin aja kalee,KITA BAKAL DITRAKTIR MAKAN SEPUASNYA!! HAAHAHAAA~!!!'
'..puh! Iya,ya..' kata Darko,mendadak tertawa.
'By the way,Den..' kata Indra pelan.
'Hmm?' kata Darko sembari membuang pentung ke-7 yang sudah tinggal tulang & mengambil pentung ke-8 dari dalam ember.
'..Lo punya usus nggak berujung,ya..?' kata Indra,mengernyitkan sebelah alisnya tanda heran.
'..ah,ujungnya masi jauh,koq.' kata Darko tenang sembari melihat kedalam ember. '..tapi kalo lo mau,gw ikhlas koq. Masih sisa 5,nich.. Habisin ajah.' kata Darko lagi sembari menyodorkan ember KFC tersebut kepada semua orang.
'Bole..' kata Indra,'Smuanya,ada yang mau ga?'
'Mau donk,satu..' kata Robert sembari mengambil sebuah pentung dari dalam ember,diikuti para anggota lainnya.
'Oke.. Berarti smua udah sepakat.' kata Rhomedal sembari membuang tulang KFC yang baru dimakannya & mengelap tangannya dengan Mitu,mengangkat Chaki & meletakkannya di pangkuannya.
'..met gabung yaa,Chaki~' kata Rhomedal lagi sembari mengelus2 Chaki.
Sebagai tanda sayang,Chaki menggesek2-kan kepalanya ke telapak tangan Rhomedal.
'Duh,lutu bangeeet~' kata Indra sembari berjongkok & turut mengelus Chaki.
'Iya..' kata Sam sambil tersenyum.
..sekadar informasi,para pembaca. 'Kakak-beradik khayal' (skarang nambah 1 orang) ini memang sangat penyayang terhadap binatang.
'Ntar lo jangan bikin beban ya,bantuin kami yang bener..!' kata Rhomedal kepada Chaki dengan nada serius,menyentuh2 kepala ayam gendut berbulu putih berekor emas tersebut dengan jarinya, '..ntar kalo lo malah nuntun kami jatoh ke jurang..tak goreng~!!'
'Iya,awas lo..! Ntar lo digoreng,dibumbu,jadi KFC,lho..! Dimakan,lho..! Masuk perut,lho..! Hayo! Hayo! Mau nggak~?' hardik Indra tengil sembari menepok pantat Chaki,berpura2 lupa tentang kesepakatan untuk menahan nafsu lapar (nafsu makan,kalee) disaat menjalani rintangan.
'Tak goreng,kemana2~' nyanyi Rhomedal (dengan nada reff-nya 'Mbah Surip - Tak Gendong') sambil bergoyang tengil,yang mengakibatkan Chaki membelalakkan mata,membuka mulut..eh,paruh lebar2 dengan lidah menjulur keluar.
Satu helikopter tertawa sampai nyaris mencret. Dibutuhkan waktu 0,05667 hari supaya semuanya kembali tenang.
'..erm.. Kakak2..' kata Sam dengan mata berair sambil memegangi perutnya yang sakit lantaran kebanyakan tertawa.
'Yes,dik?' ucap Rhomedal & Indra bersamaan.
'Sepertinya kalian perlu ini,nih..' kata Sam lagi sembari menyodorkan botol Mitu,mengingat mereka baru saja menyentuh Chaki.
Rhomedal & Indra saling bertatapan & bernyanyi, 'O-oh,we're in trouble-trouble-trouble~' lalu tertawa lagi.
Akhirnya,pada sekitar jam 11.20,mereka semua tiba di tempat tujuan.
Setelah semuanya turun dari helikopter,handphone mereka semua pun diamankan oleh kru & helikopter pun terbang meninggalkan mereka seiring mereka berjalan menuju hutan rintangan yang penuh semak belukar & pepohonan tersebut.
Paramedis tidak akan datang sebelum matahari terbenam. Fakta tersebutlah yang membuat rintangan berbahaya ini cukup pantas untuk disebut 'Rintangan Maut' ..kalo disingkat malah jadi RM,yang seharusnya adalah singkatan dari 'Rumah Makan'. Bisa bikin orang yang lagi kelaparan ngiler & bukannya malah takut sama rintangan ini. (hah???)
'..eng ing eeeng~' kata Rhomedal tengil sembari memasang ancang2 memperkenalkan hutan belantara tersebut kepada teman2nya.
'Inilah hutan tempat tinggalnya Tarzan Cilik~' kata Indra tengil sembari memasang ancang2 yang sama seperti Rhomedal. Untuk mempercantik suasana,Chaki malah berkokok tengil,'KUKURUYUK TRALALAAA~'
'..nggak lucu,tauk.' kata Darko.
'Udahlah..' kata Sam sembari menggelengkan kepalanya,'yuk,lanjut jalan lagi. Inget kata Master Géhu,rintangan akhir harus diselesaiin sebelum matahari terbenam.'
'Yuk.' sahut seluruh anggota.
'Petok.' sahut Chaki. (hah???)
Lalu mereka pun berjalan lebih jauh menuju bagian dalam hutan tersebut..
..hingga sesosok bayangan tiba2 melesat & menculik Robert & Limbad yang berjalan di belakang.
SAAAP.
..sementara itu Sam,Darko,Rhomedal & Indra yang merasakan bunyi aneh tersebut,menoleh ke belakang & melihat Robert & Limbad sudah tidak ada.
-to be continued to part 4-
0 comments:
Post a Comment